Connect with us

Griya

Lebih Kuat dan Murah dengan Konstruksi Atap Baja Ringan

Published

on

Atap merupakan bagian dari bangunan gedung (rumah) yang letaknya berada di bagian paling atas, sehingga untuk perencanaannya atap ini haruslah diperhitungkan dan harus mendapat perhatian yang khusus dari si perencana (arsitek). Karena atap merupakan bagian dari struktur bangunan yang berfungsi sebagai penutup/pelindung bangunan dari panas terik matahari dan hujan sehingga memberikan kenyamanan bagi penggunan bangunan.

Ada beberapa jenis konstruksi atap yang dipakai di masyarakat sekarang ini, seperti konstruksi kayu, konstruksi baja konvensional, dan yang lagi ramai digunakan konstruksi baja ringan. Selain itu, masih ada juga dijumpai konstruksi atap yang menggunakan bahan bambu. Tentunya dari sekian jenis konstruksi atap tersebut, masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan.

adi-wijaya-2

I Putu Adi Wijaya, S.T.

Konstruksi kayu misalkan, keunggulannya adalah kuat dan memang paling dikenal di masyarakat. Namun kayu juga memiliki banyak kelemahan, seperti kelangkaan kayu, harga mahal, butuh biaya perawatan (semprot anti rayap secara berkala). Konstruksi baja memilik keunggulan kuat dan tahan lama, namun harganya mahal sekali, cocok untuk bangunan dengan bentang yang lebar, seperti gudang, dll. Sementara konstruksi baja ringan, keunggulannya kuat, pemasangan cepat, lebih murah dari kayu, dan tidak memerlukan perawatan berkala seperti kayu. “Kelemahannya, kita harus hati-hati memilih baja ringan yang bagus, karena begitu banyak jenis dan bentuk profilnya,” ucap I Putu Adi Wijaya, S.T.

Konstruksi atap baja ringan, dijelaskannya adalah konstruksi atap dengan bahan utama baja tipis yang dilapisi dengan lapisan anti karat, yang membentuk satu kesatuan yang utuh dari beberapa bentuk kuda-kuda pembentuk atap yang dilengkapi dengan pengaku. Konstruksi ini bisa diaplikasikan pada bangunan apa saja yang menggunakan atap, seperti rumah tinggal, hotel, restoran, dll. “Konstruksi Baja ringan harus menggunakan perhitungan struktur khusus sebagai syarat kekuatan rangka atap yang dibuat (software perhitungan konstruksi, masing-masing produk punya software sendiri),” jelas desainer konstruksi baja ringan ini.

BACA  Sanggah Jadi lebih Praktis

Jenis-jenis profil yang beredar dipasaran, ada Profil C, Profil UK, Profil Z. Bentuk reng semua sama, hanya berbeda pada ukuran dan ketebalannya. Masing-masing jenis profil juga memiliki ketebalan dan lapisan anti karat yang berbeda. Sistem pemasangan masing-masing produk juga berbeda, ada yang dirakit langsung di lokasi, ada juga yang dirakit di pabrik (sistem prefabrikasi).

Advertisement

Setiap produk baja ringan dijelaskannya mengeluarkan surat garansi yang berbeda-beda sebagai jaminan kekuatan struktur rangka atap yang dibuat. “Tipsnya, hati-hati memilih, jangan terpengaruh lamanya berlaku surat garansi, tapi perhatikan produk yang dijual, cara pemasangan, dll,” sarannya.

Semakin sulitnya pasokan bahan kayu, membuat baja ringan menjadi alternatif material rangka atap yang semakin populer. Tetapi, bagaimana kita yakin telah memilih rangka atap baja ringan yang tepat? Masalahnya, di Indonesia sendiri peraturan struktur bangunan dengan baja ringan belum jelas.

Adi Wijaya menyampaikan beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih rangka atap baja ringan. Pertama, bahan baja yang umum dipakai adalah baja mutu tinggi atau biasa disebut high tension steel. Umumnya digunakan standar G550. Orang awam sulit mengetahui mutu bahan yang ada, tetapi dengan mengetahui bahwa standar baja minimum G550, kita bisa meminta jaminan tertulis bahwa bahan baku yang akan kita pakai adalah G550.

Kedua, alat penghubung tiap profil ke profil lainnya sehingga menjadi suatu rangkaian kuda-kuda maupun sistem rangka atap digunakan sekrup steelfixx. Sekrup steelfixx adalah self drilling screw.

Ketiga, alat sambung untuk baja ringan umumnya menggunakan Self Drilling Screw (SDS) atau sekrup dengan ujung penembus tanpa mur. SDS yang dipakai harus memiliki alur yang kasar dan terdapat ruang di bawah kepala baut. Alur yang kasar akan membuat baja tipis tersusun di antara alur, bukan dirusak oleh alur, sehingga SDS mampu memikul beban yang besar di sambungan.

Advertisement

Keempat, lapisan anti karat. Di Indonesia lapisan anti karat yang umum dipakai adalah lapisan AZ (allumunium dan zinc) atau Z (zinc). Allumunium zinc lebih tahan korosif terhadap air garam, tetapi ia tidak tahan terhadap adukan semen (korosif). Sedangkan lapisan zinc kurang tahan terhadap air garam, tetapi tidak korosif terhadap akibat adukan semen. Lapisan zinc cocok untuk peutup atap genteng keramik atau genteng beton, karena bagian nok (kerpus) biasanya diisi dengan adukan semen.

BACA  Bunga KPR BRI 8,5%

Ketebalan lapisan anti karat ini juga perlu diperhatikan. Ada anggapan salah bahwa allumunium zinc lebih baik daripada zinc, padahal yang menentukan adalah ketebalan lapisan. Secara umum, untuk bahan struktural (menanggung beban) lapisan allumunium zinc tidak boleh kurang dari 150 gr/m2, sedangkan lapisan zinc tidak boleh kurang dari 200 gr gr/m2. Ketebalan lapisan anti karat sulit dicek secara visual, pengecekan harus dilakukan di laboratorium. Yang paling mudah adalah meminta jaminan secara tertulis tentang ketebalan lapisan yang akan dipakai.

Kelima, desain struktur. Perhitungan desain struktur sulit dipahami orang awam (tidak mempunyai kompetensi di bidang teknik sipil). Karena itu lebih baik memilih produk yang bisa memberi jaminan struktur dengan benar, baik jaminan kualitas bahan dan hitungan struktur maupun dukungan purnajual dari penyedia produk Rangka Atap Baja Ringan tersebut. Karena, analisa struktur rangka atap baja ringan berbeda dengan analisa pada baja konvensional. Perhitungan struktur rangka atap baja ringan dihitung sesuai dengan metoda  cold formed steel yaitu perhitungan struktur baja dengan ketebalan tidak lebih dari 3 mm (baja tipis).

BACA  Tren Unik Rumah Knock down

Keenam, sistem pengaku (bracing). Rangka atap baja ringan dibuat dari baja tipis. Akibatnya meskipun telah berbentuk profil yang kokoh, kekuatannya tinggi tetapi kekakuannya lemah. Karena itu struktur rangka atap harus dilengkapi batang pengaku atau bracing yang cukup.

Bracing rangka atap terdiri dari pengaku bawah yang dipasang melintang di atas batang bawah kuda-kuda. Ikatan angin yang dipasang melintang dari satu kuda-kuda ke kuda-kuda lain secara menyilang. Lateral tie untuk memperkecil panjang tekuk (buckling) batang tekan. Strap brace yang berupa pita baja berfungsi untuk mengaku kuda-kuda menjadi satu kesatuan sistem. Penggunaan Strap brace tergantung dari desain struktur (biasanya pada bentang-bentang lebih dari 10,5 m).

Advertisement

Ketujuh, proses perakitan. Di Indonesia umumnya kuda-kuda rangka atap dirakit di lokasi, meskipun ada juga yang dirakit di pabrik. Proses perakitan di proyek memerlukan kontrol kualitas yang baik, karena bentuk, kerapian, serta kesempurnaan proses penyambungan sangat tergantung pada keahlian tukang. Kuda-kuda yang dirakit di pabrik memiliki kontrol kualitas kerja yang lebih baik, meskipun proses pengangkutan ke lokasi menjadi lebih boros.

Untuk itu, Adi Wijaya mengingatkan konsumen harus lebih jeli dalam memilih rangka atap baja ringan. Karena pada kuda-kuda konvensional, jika satu kuda-kuda yang gagal maka hanya satu kuda-kuda itu yang gagal. Berbeda dengan prinsip kerja sistem rangka atap baja ringan, dimana apabila ada kegagalan pada satu kuda-kuda maka akan menarik kuda-kuda lainnya (sifat dari kuda-kuda baja ringan satu kesatuan sistem). Untuk harga baja ringan di pasaran sangat bervariasi, tergantung kualitas, jenis profil, ketebalan profil, dan bentuk atap itu sendiri. Harga mulai Rp 135.000,- per m2 – Rp 250.000,- per m2. –inten.indrawati@cybertokoh.com

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Griya

Rumput Mutiara Pilihan Juara

Published

on

Menanam rumput merupakan salah satu cara mempercantik halaman. Rumput mutiara pun bisa jadi pilihan juara.

BACA  Pintu Gebyok masih Diminati
Continue Reading

Griya

Ini Alasan Pilih AC LG Dual Cool

Published

on

Pangsa pasar AC Inverter di Indonesia dikuasai LG dengan market share 72,5%. Hal ini tak membuat LG berpuas diri. Pabrikan asal Korea Selatan ini terus berinovasi untuk mengukuhkan dominasinya.

Salah satu upaya yang dilakukan LG adalah memperkenalkan jajaran terbaru dari AC Inverter LG Dual Cool Series. Inovasi berbasis inverter dengan kepintaran di dalamnya yang tersedia luas hingga kapasitas rendah menunjukkan produk terbaru ini sebagai solusi AC inverter bagi masyarakat Indonesia.

Satrio Mulyo Product Marketing Residential AC LG Electronics Indonesia menjelaskan LG Dual Cool Inverter Series lebih hemat, lebih nyaman, dan lebih pintar yang membuatnya sesuai dengan gaya hidup modern.

“Lebih hemat karena LG menerapkan kompresor khusus bertajuk LG Dual Inverter Compressor. Dengan jangkauan operasi 10Hz hingga 120 Hz membuatnya lebih hemat listrik. Lebih nyaman karena tidak ada suara bising yang dihasilkan dari perputaran mesin. Lebih pintar karena memiliki fitur SmartThinQ yang hadir untuk model Deluxe dan Smart. Ini merupakan jawaban LG bagi gaya hidup modern dengan mobilitas tinggi,” jelasnya di Denpasar, Senin (21/5).

Advertisement

Satrio menambahkan dengan teknologi SmartThinQ, konsumen bisa mengatur kendali AC yang ada di rumah dari jarak jauh. Kendali mengaktifkan, mematikan, kecepatan putar kipas, dan pengaturan suhu dapat dilakukan dari smartphone. Syaratnya, unduh dulu aplikasi SmartThinQ di smartphone dan rumah terkoneksi dengan wifi router.

BACA  Patung Ganesha Banyak Diburu

Sugito Puspo Aji, Branch Manager LG Electronics Indonesia wilayah Bali mengatakan lini terbaru LG Dual Cool Series menyasar segmen rumah tangga.

“Tahun 2018 ini kami ada kenaikan target. Kami yakin produk baru ini bisa diterima konsumen Bali yang menduduki peringkat keempat secara nasional penjualan AC LG,” ujarnya.

Ia menambahkan produk LG Dual Cool Series dijual mulai harga Rp 3 juta hingga Rp 4 juta. Pilihannya mulai dari 1/2 PK, 1 PK, 1 1/2 PK hingga 2 PK. (Ngurah Budi)

Advertisement
Continue Reading

Griya

Tren Unik Rumah Knock down

Published

on

Rumah knock down kini menjadi tren baru yang unik bagi banyak orang. Rumah yang dapat dibongkar-pasang dan bisa dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain ini, pengerjaannya pun relatif singkat. Dengan beragam gaya dan model, rumah kayu ini semakin dicari dan diminati.

Penanggung jawab Website dan Penanggung jawab Lapangan Studio Optimizer Angelina Hadriani mengatakan, di era moderen ini banyak sekali orang yang membutuhkan rumah tempo dulu yang unik dan asri. “Rumah kayu sangat cocok di era sekarang karena cuaca alam yang sangat panas dan dingin. Rumah kayu mempunyai kelebihan bisa menetralisir cuaca di luar. Misalnya ketika cuaca panas,  tidak terlalu kepanasan, dan ketika cuaca dingin tidak terlalu dingin. Kini banyak sekali orang yang sudah jenuh dengan rumah permanen,” ungkap Angel-sapaan akrabnya.

Studionya yang berkantor pusat di Indramayu, Jawa Barat dan memiliki kantor perwakilan di Sukawati, Gianyar-Bali ini dibeberkannya sudah mengerjakan proyek rumah knock dwon di berbagai tempat, seperti Villa Istana Bunga Bandung, The Ranch Puncak Bogor, beberapa Rumah Joglo di Jawa Tengah, Pesantren di Hambalang Sentul Bogor, Penakaran ikan di Kediri, beberapa rumah modern di Bekasi dan Jakarta, dan saat ini sedang membuat penginapan di Anyer Banten, dan rumah sederhana di Buleleng, Bali.

BACA  Hapus Kesan Kaku dengan Konsep Green Building

Dijelaskan Angel, ada berbagai pilihan bahan yang tentunya tetap menjaga kualitas dengan harga bervariasi sesuai kebutuhan dan keinginan pasar. “Untuk model rumah knock down, agar calon pembeli lebih yakin dan tidak hanya melihat gambar/foto, bisa langsung ke rumah contoh yang kami miliki atau rumah yang sudah pernah kami buat. Misalnya di Taman Istana Bunga Bandung atau di Sukawati Bali,” ucapnya.

Advertisement

Proses pengerjaan rumah dikatakannya bisa dikondisikan sesuai kenginan pembeli. Untuk pemasangan rumah saja di lokasi memerlukan waktu kurang lebih 4 minggu. Namun, jika pembeli ingin memantau dari proses pembuatannya, prosesnya pembuatan rumah kayu knock down  bisa dibuat langsung di lokasi mulai dari pemotongan, penghalusan, hingga merangkai rumah, yang membutuhkan waktu kurang lebih 6 minggu.

Untuk maintenance rumah kayu knock down ini cukup mudah, hanya dicat saja dengan cat minyak untuk menghindari dimakan rayap, dilakukan 3 tahun sekali. Rumah kayu knock down bisa bertahan hingga 15 tahun, dan setelahnya itu masuk masa renovasi.

Untuk ilustrasi, Angel memberikan contoh salah satu model rumah kayu knock down yang disebutnya rumah singgah karena sering dijadikan penginapan dekat pantai. Rumah ini memiliki ukuran 5×5 m2, bahan yang digunakan adalah kayu Akasia (kayu Kalimantan). Di dalamnya terdiri dari 1 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 dapur bersih, teras kecil depan/belakang, sudah termasuk instalasi listrik. “Harga yang kami tawarkan Rp 65 juta. Dan tambahan biaya pengiriman untuk sampai ke lokasi biasanya 3-4jt. Total untuk harga rumah tersebut Rp 70 juta sudah bersih dan terima kunci. Harga murah dan standar tetapi kualitas bagus dan layak digunakan. Model dan ukuran bisa di ubah sesuai dengan keinginan,” jelasnya. (Inten Indrawati)

BACA  Tanaman Hias Bunga

Advertisement
Continue Reading

Tren