Sosialita

Iwapi Bali Kerja Cerdas Penuh Prestasi

Iwapi Bali bersama Meneg PP, Pendiri Iwapi, Ketum DPP Iwapi, dan istri Wali Kota Denpasar

 “

Dr. AAA Ngr Tini Rusmini Gorda,  S.H.,M.M.,M.H. dan Ni Wayan Agek Parwati Asih, S.Pd.,M.Pd.

Dr. AAA Ngr Tini Rusmini Gorda, S.H.,M.M.,M.H. dan Ni Wayan Agek Parwati Asih, S.Pd.,M.Pd.

41 Tahun IWAPI Satukan Hati Tingkatkan Inovasi & Daya Saing Produk Bangsa, Guna Memenangkan Pasar Global” demikian tema Rakernas XXVI  IWAPI di Lombok Raya Hotel, Mataram, NTB, 9 s.d. 12 Oktober 2016.

Pada Rakernas yang dibuka oleh Menteri Koperasi dan UKM, AA Puspayoga dan dihadiri oleh pendiri IWAPI, Dewi Motik Pramono juga hadir pula pihak Kementerian Pariwisata,  Pertanian, Perindustrian, Kadin Indonesia, Gubernur NTB, Pejabat Pertamina , Telkom, Facebook Asia Pasifik, istri Wali Kota Sumba dan istri Wali Kota Denpasar. Di arena itu IWAPI Bali berkibar lagi. Predikat Teladan kembali diraih.

Menurut Ketua Umum IWAPI Bali Dr. AAA Ngr Tini Rusmini Gorda,S.H.,M.M.,M.H., didampingi  Sekretaris Umum, Ni Wayan Agek Parwati Asih,S.Pd.,M.Pd., pada usia ke 38, keistimewaan terjadi  lagi. IWAPI Bali kembali mengawinkan dan mempertahankan piala yang juga diraih saat Munas IWAPI di Jakarta tahun lalu. Tahun ini, setelah evaluasi ternyata IWAPI Bali berhasil mempertahankan prestasi, meraih Juara III sebagai DPD IWAPI Teladan Tingkat Nasional, dan DPC IWAPI Kota Denpasar meraih Juara I DPC IWAPI Teladan Tingkat Nasional.

Dikatakannya pada Rakernas yang dilaksanakan setiap tahun ini, juga membahas peraturan & ketentuan organisasi IWAPI, dan evaluasi terhadap program kerja DPP/DPD/DPC IWAPI. Selajutnya diisi diskusi panel, pameran produk unggulan IWAPI se- Indonesia, launching “IWAPI Goes To Digital with Telkom”, Penandatanganan MoU antara IWAPI dengan Kementrian Perindustrian dan Pertamina. Seluruh peserta juga sempat menikmati jamuan makan malam bersama Bupati Lombok Barat dan Wali Kota Mataram. Rakernas ditutup Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Ketum dan Sekum Iwapi Bali bersama pembina DPC Iwapi Kota Denpasar

Ketum dan Sekum Iwapi Bali bersama pembina DPC Iwapi Kota Denpasar

Agek Parwati menambahkan di usia ke-38 tahun pula, untuk pertama kalinya  DPD IWAPI Bali hadir bersama 56 orang pengurus, lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Bersama Ketum dan Sekum juga turut peninjau dari DPD IWAPI Bali, DPC IWAPI Kota Denpasar, IWAPI Gianyar, IWAPI Badung, IWAPI Karangasem, IWAPI Klungkung dan IWAPI Bangli. Disamping itu, juga turut berpameran dengan menyuguhkan produk unggulan dari pengurus dan anggota IWAPI Kabupaten/Kota se-Bali.

Gung Tini menyatakan, keberhasilan yang diperoleh selama ini, selain telah terbangunnya team work dengan SDM yang solid, juga dikuatkan dengan “kecerdasan” dalam inovasi ketika menjalankan program. Kerja cerdas inipun menghasilkan prestasi. Misalnya saat Kementerian PP dan PA memiliki program tentang partisipasi masyarakat dengan “Three Ends”, IWAPI pun bisa masuk pada program “Akhiri ketidakadilan Akses Ekonomi Terhadap Perempuan”. Disinilah, katanya peran IWAPI untuk menggali potensi, demi turut mempercepat capaian “Three Ends”. Ini juga sesungguhnya peluang IWAPI seluruh Indonesia untuk membesut peluang ini.

Selama, kata Gung Tini program kerja IWAPI Bali sudah jelas, seperti sharing dalam kegiatan seminar, pelatihan bagi anggota, pameran dan juga berbagai  kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Namun, dengan dibukanya partisipasi masyarakat, maka ini semakin memudahkan melihat tolok ukur sebuah pencapaian. Disamping itu, terkait “Three End”, IWAPI bisa mengambil peluang ini dan disinilah terujinya kecerdasan organisasi yang bergerak di bidang usaha sebagai partner pemerintah.

Meskipun  saat ini makin banyaknya organisasi kekinian bermunculan, namun dengan kecerdasan dan keunikan program kerjanya IWAPI Bali mampu melakukan eksekusi dengan baik, meski IWAPI Bali belum memiliki sekretariat sendiri dan kurangnya database . Sedangkan urusan rekening giro, dengan tidak ada lagi dualisme, dengan akte pendirian IWAPI maka DPD seluruh Indonesia akan dapat membuka rekening atas nama IWAPI.

 

FOKUS USAHA MIKRO

Sementara pada pandangan umum, IWAPI Bali di Rakernas tahun ini yakni  bagimana mengembalikan pola pikir pendirian dari IWAPI yang fokusnya di UMKM khususnya. Mendorong keberadaan usaha Mikro. Selanjutnya DPD IWAPI seluruh Indonesia harus di kalster, siapa dan apa fokusnya. Tahun ini pula  IWAPI Bali juga menjadi salah satu unit kerja Koperasi Perempuan Ramah Keluarga (KPRK).

Ketum IWAPI Bali menyatakan, sebenarnya IWAPI Bali sudah menjadi partner pemerintah, secara tidak langsung terlebih setahun terakhir ini hadirnya Klinik Konsultasi Bisnis IWAPI BALI. Jika setiap DPD membentuk  klinik  tentu makin mempercepat melahirkan embrio wirausaha. Meningkatkan usaha mikro menjadi menengah dan seterusnya. Di inkubator bisnis inilah proses pembuatkan dan penggodokan calon wirausaha terjadi. Hal ini juga yang didengungkan dalam Rakernas dan berhasil menjadi catatan penting bagi DPP agar setiap IWAPI memiliki inkubator ini.

Pada kesempatan tersebut Menteri Koperasi dan UMKM mengatakan jika IWAPI bisa fokus di UKM Indonesia pasti bangkit. Karena perempuan punya peran yang sangat penting ini, maka diharapkan IWAPI menjadi penggerak koperasi. Bahkan untuk itu pula Dr. Dewi Motik Pramono dinobatkan menjadi Duta Koperasi oleh Menkop. Sedangkan IWAPI Bali diminta menjadi pelopor dalam gerakan koperasi agar usaha mikro bisa dibina untuk naik kelas. Menkop juga berpesan agar DPD IWAPI Bali memaksimalkan fungsi Klinik Konsultasi Bisnis untuk melahirkan embrio wirausaha baru dan mampu mengentaskan permasalahan yang dialami para penggiat wirausaha.

Kedepannya lanjut Agek Parwati mereka  akan mengeksekusi program kerja IWAPI, dan khusus dengan adanya Klinik Konsultasi Bisnis IWAPI Bali bisa mewujudkan program mencetak 1000 pengusaha baru. Saat ini Klinik Konsultasi Bisnis IWAPI Bali sudah memiliki 50 usaha binaan. Disamping itu IWAPI Bali juga sudah menandatangani MoU dengan beberapa pihak diantaranya STMIK PRIMAKARA, Hardys GH Holdings, Pegadaian, dan BPJS Ketenagakerjaan agar program kerja IWAPI bisa berjalan dengan maksimal disamping itu kita akan menjalankan program DPP IWAPI yang sesuai daerah, melalui 9 DPC IWAPI Kabupaten/ Kota, yang saat ini  memiliki 600 anggota di seluruh Bali.

Selama ini, selain menjalankan MoU yang sudah ditandatangani antara IWAPI Bali tersebut, dan juga menjalankan MOU yang  ditantangani DPP diantaranya MoU antara IWAPI dengan Citilink, IWAPI dengan perum LKBN Antara, IWAPI dengan Menteri Pertanian, IWAPI dengan Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementrian Perindustrian, IWAPI dengan Tabloid Cek & Ricek, IWAPI dengan Media Group, IWAPI dengan Majalah Kartini, IWAPI dengan Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan  Kementrian Kelautan dan Perikanan, IWAPI dengan PT Telkom, antara IWAPI dengan Asosiasi Penulis dan Inspirator Seluruh Indonesia (Aspirasi).  -ard

 

 

To Top