Kuliner

Festival Pepes Ikan Terpanjang di Bali

Pepes ikan sepanjang 10 meter

Perhelatan kuliner yang sangat menarik pengunjung digelar Bali Collection, Kamis (20/10).  Membuat pepes ikan dengan panjang 10 meter digelar di areal lobi Bali Collection, Nusa Dua.  Acara yang bertajuk “Wonderful Indonesia Culinary & Shopping Festival 2016” ini, bekerja sama dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI),  Bali Cullinary Professionals (BCP), dan Kementerian Pariwisata.

Menurut Representative Bali Collection, Gita Sunarwulan, pihaknya menyelenggarakan acara tersebut sebagai upaya  mendukung promosi pariwisata Indonesia. “Kegiatan ini  berlangsung di seluruh mal yang ada di Indonesia.  Kebetulan kami mengambil tema, festival pepes ikan terpanjang di Bali. Sambutan pengunjung juga lumayan bagus, karena mereka bisa ikut berpartisipasi dalam festival ini. Selain ikut mengipasi ikan yang dibakar, mereka juga bisa menikmati hasil yang sudah matang,” kata Gita ditemani Rusdy dari Bali Collection.

kuliner-2

President BCP I Gusti Agung Ardiawan dan Representative Bali Collection Gita Sunarwulan sedang mencicipi pepes ikan

Menurut President BCP, I Gusti Agung Ardiawan, festival ikan terpanjang ini memerlukan ikan sebanyak 80 kilogram. Untuk bumbu memakai basa genep Bali yang sangat kental dengan rempah-rempahnya. “Untuk bumbu tambahan daun kemangi yang membuat rasa pepes makin sedap. Prosesnya setelah dibungkus dengan daun dibakar dalam bambu,” kata Agung.

Ia menambahkan, untuk pembakaran, pepes ikan ini dialasi dengan bambu ukuran 10 meter. Tujuan menggunakan bambu, selain kematangan  pepes ikan menjadi lebih  sempurna, bambu juga memberi tambahan aroma dan rasa pada pepes. “Rasa pepes ikan menjadi lebih lezat,” tambah Agung.

Untuk bahan utama ikan dipilih ikan mahi-mahi,  karena teksturnya lebih lembut dan harga lebih murah dibandingkan ikan tuna. Dengan pembakaran selama 1,5 jam, pepes ikan sudah bisa dinikmati pengunjung yang berada di Bali Collection. Bali Collection juga menyediakan nasi tumpeng putih dan minuman gratis kepada para pengunjung yang datang melihat pertunjukan tersebut.

Salah satu turis asal Eropa yang sedang jalan-jalan ke Bali Collection mengaku sangat tertarik dengan acara festival ikan tersebut. Ia sempat mencicipi pepes ikan tersebut dan mengatakan rasanya sangat enak dan  aroma bumbunya sangat  harum.

Hari Chef Sedunia

Tanggal 20 Oktober menjadi hal yang sangat spesial bagi para penggiat kuliner karena pada tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Chef Sedunia. Menurut Agung, sebagai bentuk kepedulian para chef, mereka yang tergabung dalam Bali Cullinary Professionals melakukan kegiatan sosial dengan mengajarkan anak-anak panti asuhan membuat kue dan menyerahkan  bantuan satu oven kepada mereka. Tujuan acara ini, kata Agung, agar setelah latihan, mereka bisa membuat kue sendiri dan hasilnya bisa dijual untuk membantu membiayai keperluan mereka di panti asuhan. –Wirati Astiti

To Top