Buleleng

Dibayar kalau Mengajar

Orientasi tugas guru kontrak di gedung kesenian Gde Manik 2

Guna mengatasi kekurangan tenaga pendidik di Buleleng, Pemkab melalui Dinas Pendidikan  melakukan perekrutan guru kontrak. Setelah diumumkannya 1.000 guru kontrak yang telah lulus rekrutmen beberapa waktu lalu, kali ini Pemkab Buleleng melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng mengadakan “Orientasi Tugas Guru Kontrak Sekolah Dasar Tahun 2016” yang diselenggarakan di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Rabu (5/10). Orientasi ini dibuka langsung Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST. Hadir pula Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, Anggota Komisi 4 DPRD Buleleng dan Pimpinan SKPD lingkup Pemkab Buleleng.

Orientasi yang diikuti oleh seluruh guru kontrak yang baru diangkat ini membahas beberapa tugas guru kontrak yang akan mengajar di sekolah. Salah satunya adalah tentang absensi yang akan menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan honor kontraknya. Selain lulus dengan tes, beberapa hal yang diperhatikan dalam rekrutmen adalah  tahapan finalisasi verifikasi administratif yang dilihat dari lamanya pengabdian, linearitas ijazah, kuota di masing-masing sekolah, dan rekomendasi integritas terhadap sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd mengatakan guru kontrak akan dibayarkan honornya jika mereka melaksanakan tugas mengajar. “Jika mereka tidak melaksanakan tugas mengajar maka mereka tidak akan mendapatkan honor, walaupun mereka sudah dikontrak,” tegasnya. Suyasa menambahkan guru kontrak harus memiliki jam mengajar minimal 12 jam. “Maksimalnya guru harus memiliki jam mengajar 24 jam untuk guru kelas, tapi kalau guru olahraga 12 jam harus terpenuhi,” imbuhnya. Suyasa menjelaskan bahwa Buleleng masih kekurangan guru sekitar 300 orang.

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST saat ditemui usai membuka acara mengatakan pengangkatan guru kontrak ini bisa menjadikan guru tersebut mengajar dengan baik di sekolahnya. Bupati yang akrab disapa PAS ini menambahkan tahun 2017 gaji guru kontrak akan dinaikkan. “Tahun depan gaji guru kontrak akan dinaikkan, ini sudah mendapatkan persetujuan dari DPRD Buleleng,” imbuhnya. Bupati Suradnyana berharap guru kontrak yang baru diangkat ini bisa memberikan prestasi bagi murid di sekolahnya. “Saya berharap sekarang guru sudah mulai mengajar dengan tenang karena sudah menjadi guru kontrak, dan mudah-mudahan murid-murid di sekolahnya bisa menjadi berprestasi,” harapnya. –Wiwin

To Top