Sudut Pandang

Makan “Berat” di Siang Hari

Menjaga kesehatan di usia 50 tahun ke atas agak sedikit berbeda dengan ketika berusia  muda. Hal ini dikarenakan di usia ‘50 tahun plus’ kondisi fisik maupun psikis sudah jauh menurun dibanding kala muda. Karenanya cara menjaga kesehatan pun menjadi lebih ekstra.

“Aku mengurangi makanan yang mengandung karbohidrat dan tidak makan pada malam hari. Jadi kalau bisa ya pukul 18 ke atas  sudah tidak makan. Kalaupun sesekali lapar, ya aku makan buah-buahan saja. Kalau ada acara tertentu dimana aku terpaksa makan, ya paling sedikit aja. Toh kan acara tidak setiap hari,” ungkap Cut Yanthi berbicara tentang caranya menjaga kesehatan.

Di usia yang sudah tidak muda lagi, dirinya harus ekstra menjaga kesehatan. “Jadi di usia kayak gini harus jaga kesehatan. Makanan misalnya, nggak bisa seperti dulu lagi ketika masih muda, makan semaunya. Apapun yang aku suka, aku makan. Aku dulu pengemar kuliner, jadi ada makanan enak di mana saja pasti diburu. Sekarang nggak lagi,” kata perempuan berusia 55 tahun ini.

Dirinya juga tidak minum kopi, tidak merokok dan minum teh hanya kadang-kadang. “Minum teh tapi bukan black tea ya. Tapi teh-teh ringan. Aku perbanyak minum air putih. Alhamdulilah sehat. Hasil cek lab aku clear,” jelas Yanthi yang mengaku tidak pernah tidur larut malam.

Soal makanan, kata artis yang memulai kiprahnya di layar lebar lewat film ‘Melacak Primadona’ tahun 1985, sebenarnya dia tidak memiliki pantangan. Semua bisa dimakan, hanya saja jangan berlebih. “Segala sesuatu yang berlebih memang tidak baik. Aku makan “berat” hanya siang hari. Itupun  nasi dua sendok, trus buah-buahan dan sayur-sayuran. Kalau pagi aku bikin juice seledri yang dicapur dengan buah-buahan,” ucap pengegmar ikan laut ini.

Kalau berbagai makanan berusaha dibatasi oleh Yanthi, lain halnya dengan cabe. Ia mengaku sangat gemar makan cabe (sambal) sekalipun tanpa nasi.  “Kayaknya sulit makan kalau nggak ada sambal. Mungkin kebiasaan ya. Aku bisa tuh makan cabe tanpa nasi. Jadi  makan cabe dan lalapan saja,” kata pemeran film ‘Ketika Cinta Bertasbih 1 dan 2’ ini sambil tertawa.

Tapi, mau-tidak mau  pada bulan Ramadhan nanti dia harus mengurangi makan cabe. “Demi kesehatan, aku harus kurangi makan cabe selama Bulan Puasa. Ya paling cocol-cocol sedikit supaya ada rasa pedas. Biasanya salah satu menu Bulan Puasa,  aku buat sambal khas dari kelapa muda yang dibakar kemudian ditumbuk. Agar rasanya makin enak ditambah sedikit cabe dan teri,” tuturnya.

Untuk bisa sehat, bukan hanya makanan,  olahraga serta istirahat teratur, tapi yang juga   penting  dijaga adalah pikiran. Tetap berupaya  berpikir positif. Hal itu penting sekali karena pikiran negatif bisa menjadi sumber dari berbagai penyakit.

“Jaga jangan sampai stres. Serahkan semuanya pada Allah karena  Dia yang Maha Tahu. Makanya saya bisa tenang, enjoy,” ujar Yanthi yang setiap hari meluangkan waktu  30 menit untuk berolahraga.

Menjawab tentang belakangan makin banyak wanita terkena kanker, Yanthi menjawab, ada dua hal yang bisa membuat orang terkena kanker. Selain masalah keturunan juga karena gaya  hidup. Ketika kita hidup tidak teratur, merokok, alkohol, sering begadang, dll, maka peluang untuk terkena penyakit mematikan itu besar.

“Tapi kalau aku perhatikan, kebanyakan dari mereka yang terkena adalah karena pola hidup yang tidak sehat yang dijalaninya. Makan tidak teratur, istirahat tidak teratur, dll,” kata Yanthi tetap eksis di dunia hiburan. “Saya kerap mendapat tawaran main dfilm, cuma tidak bisa semua diterima. Saya kan harus tahu dirilah. Suami tidak melarang  tapi kita yang harus tahu membatasi diri,” tutur ibu lima anak ini. (Diana Runtu)

 

Paling Populer

To Top