Woman on Top

Ni Nengah Astini: Rela Keliling untuk Dapatkan yang Segar

Memulai hidup sehat diawali dengan pola makan sehat. Menurut Ni Nengah Astini (45), makanan sehat adalah makanan yang dapat memenuhi asupan gizi kita. Meski tak lengkap dengan susu, minimal lauk dan sayur sudah terpenuhi.

Secara sederhana ia mengiplementasikannya dengan selalu berusaha membuat masakan sendiri untuk keluarga kecilnya. Saban pagi, ia ke pasar untuk membeli bahan makanan yang akan dimasaknya. Menu ikan pindang, tempe goreng dan sayur bayam, menjadi menu favorit dirinya, suami dan putri semata wayangnya. Sesekali menu sayurnya, kangkung.

Demi mendapatkan sayur dan lauk yang segar, ia tak segan-segan mengelilingi pasar. Dulu pernah ia kecele membeli tempe. Sesampai di rumah, ia baru menyadari tempe yang dibelinya sudah bau. Akhirnya tempe itu dibuang.

Sepulang dari pasar, mulailah ia mengolah bahan makanan tersebut. “Sebelum berangkat kerja pukul 08.30, semuanya sudah siap,” ucap pegawai artshop di Kumbasari ini. Kalau seandainya waktu sudah keburu, biasanya siang hari suaminyalah yang masak sayur sendiri. “Katanya lebih enak kalau makan sayur hangat,” imbuh Astini. Ketika dirinya sibuk, untuk urusan belanja ke pasar, kadang suaminya juga yang jalan.

Untuk sarapan putrinya yang harus berangkat sekolah pagi-pagi, karena masakan belum matang, sepiring nasi dengan telur goreng atau telur ceplok menjadi pengganjal perut.

Makanan yang dimasak pagi tersebut biasanya sampai untuk makan malam. Jika masih tersisa, dimasukkan ke kulkas dan keesokan paginya dihangatkan untuk dimakan kembali. “Tapi jarang masih tersisa. Untuk menu-menu darurat, minimal telurlah,” ucapnya.

Untuk keadaan yang benar-benar darurat, seperti jika ia kecapekan dan sibuk, sesekali membeli makanan jadi menjadi pilihan, walaupun ia tahu kita tak bisa memastikan kehigienisannya. “Ini kalau terpaksa sekali. Tempat belinya pun pilih-pilih,” tandasnya. (Inten Indrawati)

Paling Populer

To Top