Dara

Dorayaki Band: Baru Terbentuk Langsung Juara

Mengambil tema “Satu Hati, Satu Pikiran, Satu Kata”, Singaraja baru saja memperingati hari jadi yang ke-414, pada 31 Maret  2018.  Semarak perayaan HUT kota Singaraja memang sangat dirasakan oleh semua kalangan masyarakat.

Peringatan HUT kota Singaraja diisi berbagai kegiatan digelar dengan melibatkan secara langsung masyarakat secara umum. Salah satu kegiatan yang digelar adalah lomba Band Pemuda se-Bali.

Dibawah naungan dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga kabupaten Buleleng, lomba ini bertujuan untuk menggali potensi anak-anak muda Buleleng di bidang musik. Apalagi saat ini musik sangat berkembang di Buleleng dengan banyaknya band-band lokal yang mampu menunjukkan diri secara kualitas dan mampu bersaing di dunia tarik suara. Maka dengan adanya lomba band ini diharapkan sebagai wadah untuk mengapresiasi aktivitas seniman di bidang musik.

Rupanya, lomba yang digelar dengan beberapa tahapan ini cukup banyak diminati masyarakat. Tercatat 28 peserta dari seluruh Bali yang mendaftarkan bandnya hingga babak penyisihan, Kamis 29 Maret 2018. Dalam babak penyisihan  ada 10 band yang terpilih untuk layak bertanding pada babak final. Band yang terpilih tampil kembali pada malam final 31 Maret 2018 di Lapangan Bhuana Patra Singaraja. Setelah tampil kurang lebih 4 hingga 5 jam perlombaan, akhirnya juri memutuskan satu band yang menjadi juara. Tentu penentuan juara berlangsung alot karena penampilan band terbaik  memang dari hasil penjaringan yang sangat ketat. Semua band yang berhasil lolos pada babak penyisihan tampil luar biasa mulai dari aksi panggung serta kualitas musik dan penyanyi sangat memukau.

Dalam malam final, Dorayaki Band berhasil memboyong piala karena berhasil meraih juara I dan menyingkirkan lawan-lawannya. Band yang diperkuat oleh personil dengan berbagai profesi ini mampu memukau para juri dan penonton dengan aksi panggungnya. Arya Suarnata sebagai vokalis yang kesehariannya sebagai pegawai di Kantor Kemenag Kabupaten Buleleng merupakan orang sudah tidak asing lagi di dunia musik. Berbagai prestasi pernah dia raih baik akademik maupun dunia musik. Putu Widhy di keyboard merupakan pegawai samsat pemerintah provinsi Bali, kemudian pada bass diperkuat oleh Agus Sanjaya yang juga sebagai guru Bahasa Indonesia di SMPN 1 Seririt, selain itu di posisi gitaris ada Made Sutrisnawan yang diketahui sebagai pegawai swasta dan terakhir ada Ikrar Satria yang piawai memainkan drum.

Uniknya band Dorayaki ini merupakan band yang baru terbentuk namun memiliki personil yang telah lama malang melintang di dunia musik. “Kami memang sengaja membentuk Dorayaki untuk ikut berpartisipasi dalam lomba band untuk memperingati HUT Kota Singaraja,”  ungkap Arya Suarnata. Sebagai band yang baru terbentuk, pihaknya sangat senang karena mampu menunjukkan kualitas sehingga semua pengorbanan dalam proses latihan terbayarkan. “Tentunya bahagia karena proses bolak balik Singaraja-Seririt empat kali seminggu cukup menguras tenaga,” jelasnya.

Dorayaki merupakan nama yang diberikan oleh sang gitaris karena suka dengan karakter Doraemon dalam kartun asal Jepang. “Kebetulan bodinya juga agak berisi sehingga kami pakai nama Dorayaki,” tandasnya. (Wiwin Meliana)

 

Paling Populer

To Top