Kolom

PEREMPUAN DAN PENDIDIKAN

Made Padma Dewi Bajirani

Selamat hari Perempuan Internasional yang diperingati pada tanggal 8 Maret. Beberapa waktu yang lalu, sempat menjumpai gadis remaja. Saat itu adalah jam sekolah anak-anak pada umumnya tetapi tidak dengan gadis ini, ia berjualan buah-buahan di sebuah kios kecil. Ketika ditanya kelas berapa, jawabannya “Baru lulus SD”. Ketika ditanya sekarang sekolah jam berapa, kepalanya menggeleng sambil menjawab “Sudah tidak sekolah, bantu jualan”. Ketika dilanjutkan, apa yang membuat tidak sekolah “Malu minta sekolah lagi, saya perempuan”.

Ini mungkin tidak satu-satunya kisah yang masih kita dengar. Terkadang karena tugas domestik yang nanti akan diemban perempuan. Muncul larangan untuk mengeksplorasi diri lebih jauh termasuk dalam pendidikan. Pandangan lainnya yang tak jarang membuat perempuan enggan melanjutkan sekolah adalah “Jangan sekolah tinggi-tinggi nanti tidak ada laki-laki yang mau”, pernah mendengarnya?. Atau yang ini “Buat apa sekolah tinggi, besok juga masuk dapur…”, iya kah? Perempuan punya peranan dalam kehidupan, tidak hanya dalam keluarga tetapi juga masyarakat. Karena peranan itulah, bukankah pendidikan baik secara formal maupun informal menjadi penting untuk perempuan?

Pendidikan dan kepercayaan diri. Serangkaian penelitian menunjukkan bahwa perempuan yang memiliki jenjang pendidikan yang baik secara tidak langsung berkaitan dengan kepercayaan diri yang juga baik. Misalnya saja, pendidikan yang baik dapat membantu perempuan menjadi lebih mandiri secara ekonomi serta mampu membantu perekonomian keluarga. Selain itu, pendidikan yang baik juga mendukung kesejahteraan hidup yang lebih baik selain faktor keluarga. Hal ini menggambarkan bahwa dengan pendidikan, perempuan akan merasa lebih berharga untuk diri dan lingkungannya.

Tidak hanya itu, pendidikan yang memadai berkaitan dengan peningkatan kesadaran dan kualitas kesehatan pada perempuan. Kesehatan yang dimaksud mencakup kesehatan secara mental maupun fisik. Salah satu contohnya adalah pendidikan yang layak akan menambah pengetahuan perempuan tentang pentingnya kesehatan, menjaga pola hidup yang sehat, mengenal dan mengindari faktor-faktor yang berisiko terhadap masalah kesehatan, menjaga keseimbangan kesehatan mental, dan termasuk juga penerapan pola asuh pada anak-anak. Ketika kesadaran tersebut mulai diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maka akan berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan perempuan, keluarga, dan komunitas.

Pendidikan pada perempuan sebagai bekal masa depan. Pendidikan adalah bagian dari ilmu yang dapat menjadi pegangan kuat untuk perempuan menghadapi tantangan di masa depan. Akses pendidikan pada perempuan yang semakin terbuka dapat memberikan manfaat bagi perempuan dan keluarganya kelak. Pendidikan yang baik dapat memfasilitasi perempuan dalam menyalurkan pendapatnya di lingkungan dengan harapan dapat memberikan pengaruh positif bagi sekelilingnya.

 

Made Padma Dewi Bajirani

Paling Populer

To Top