Sosialita

Tini Gorda: Viralkan Good, Trust, and Smart

Tahun 2017 bagi keluarganya adalah anugerah dari sebuah perjalanan panjang dan melelahkan. Ketika ia menikmati dengan tulus, ternyata naik turunnya gelombang kehidupan dirasakannya asyik. Putranya. Gung Agus dan putrinya, Gung Ayu  telah diwisuda. Begitu juga dengan anak asuhnya, Wawan telah pula diwisuda . Itulah kado terindah yang mendekap keluarga perempuan yang satu ini.

Sosoknya sudah tidak asing lagi, ia dikenal selalu mengupayakan berbuat yang terbaik. Karena itu pula pemilik nama lengkap Dr. AAA Ngr. Tini Rusmini Gorda, S.H., M.H.,  ini akhirnya menemukan formula Good, Trust, and Smart ( GTS). Formulasi GTS dilengkapi simpulan 10 tahun kehilangan sang ayah, Prof.  Gorda (alm) menjadikan dirinya seperti saat ini.

Kini, di tahun 2018 ia pun memulai langkah baru lagi untuk menyempurnakan formula GTS. Segala tantangan yang akan menyertai dipastikan akan menjadi perjuangannya . “Akan ada lagi “PR Baru’ yang harus diselesaikan dengan baik,” ucap istri dari  AA  Agung Ngurah Agung ini. Ia juga mengatakan HUT  Perak Pernikahan  dan HUT Emas dirinya di penghujung tahun silam adalah anugerah.

Dikatakan oleh Gung Tini, ‘Good’,  sebagai formulasi bahwa seorang pemimpin dalam melaksanakan tugas dan fungsinya “taat aturan” serta tidak banyak  penolakan dalam proses kepemimpinannya di masyarakat. Ketika muncul pertanyaan, mengapa pemimpin itu taat aturan ? Jawabannya tentu, sebab pemimpin harus bisa menjadi suri tauladan. Bagi, pemimpin yang bisa memberikan contoh yang baik akan mudah diikuti oleh bawahannya.

Ketua BKOW Provinsi Bali ini menjelaskan pada saat mengawali membuat sebuah aturan main, jika ingin diikuti maka seharusnya dalam prosesnya hendaknya melibatkan secara langsung setiap komponen yang akan menggunakan aturan tersebut. Sehingga, saat  pemimpin taat aturan maka ia adalah seorang pemimpin yang berdaya guna dan tepat guna.
‘Trust’ adalah pengejawantahan atau simbol kepercayaan dari sebuah komitmen yang lahir dari ‘Good ‘dan dilakukan secara konsisten maka seorang pemimpin akan dipercaya hingga timbul ‘Trust’ yang pada akhirnya akan terbentuk role model atau teladan yang akan menjadi panutan dan pasti diikuti.

‘Smart’ merupakan kunci untuk mempertahankan ‘Good’ dan ‘Trust’ melalui tindakan yang ‘Kreatif, Inovatif dan Adaptif’.  Seorang pemimpin yang  ‘Smart’ selalu mampu mencari berbagai solusi untuk mengembalikan jati diri ‘Good’ dan ‘Trust’.

TIGA WARNA
Terkait pemilihan warna merah, putih  dan hitam dalam konsep GTS,  demi menjadikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan fungsi pemimpin. “Hal ini, mengingat ketiga warna ini merupakan warna keseimbangan dan kekuatan dalam menjalani hidup sebagai pemimpin,”  ujar Ketua Perdiknas Denpasar ini.

Selanjutnya untuk menjadikan formulasi hidup, konsep GTS ini, selain  memerlukan waktu yang panjang, tak terhindarkan dari yang namanya tantangan. Namun, kata Gung Tini jika kita sudah biasa melakukan formulasi hidup GTS meski belum sempurna dalam pelaksanaannya, ia yakin kelak bakal menjadi pilihan apabila kita konsisten dan berkesinambungan melakukannya. “Karena kekuatan itulah, aktivitas untuk menyosialisasikan GTS ini dilakukan secara massif. GTS juga harus diviralkan dengan dukungan semua pihak,” tandas Gung Tini.

Salah satu langkah untuk memviralkan GTS, rupanya sudah pula dilakukan  oleh Gung Tini, dengan menjadikannya sebagai tema dalam sebuah diskusi terbatas, yakni “Perempuan Good Trust Smart (GTS) Mampu Cegah Korupsi untuk Selamatkan NKRI”. Kegiatan ini juga istimewa karena menghadirkan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disamping beberapa narasumber lainnya yang kompeten di bidangnya, bertempat di Ruang Sidang Perdiknas Denpasar, Rabu (17/1). (ard)

 

Paling Populer

To Top