Surabaya

Mendulang Uang dari Pelepah Pisang

Bermula dari kekaguman kepada tanaman pisang yang dianggap memberikan manfaat yang besar, Syafik punya ide cemerlang. Pria kelahiran Gresik 28 Oktober 1974 ini berusaha mencari tahu cara memanfaatkan limbah  tanaman pisang menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai jual.

Nasib baik mempertemukan Syafik dengan Atik Wayantik  dari Gressyen Art. Dari Atik inilah Syafik pertama kali belajar membuat kerajinan dari limbah batang atau gedebok pisang.

Berbekal semangat dan ketekunan belajar bersama  sang mentor, kini Syafik mampu memproduksi sendiri aneka kerajinan tangan berbahan gedebok pisang seperti topi, tas, tempat tisu, tudung saji, gantungan lampu , dan lain-lain. Kerajinan gedebok pisang yang diproduksi Syafik memiliki harga yang variatif mulai yang paling murah Rp 5.000 sampai Rp 500.000.

Produk buatan Syafik dengan mudah diterima oleh pasar, baik  pasar lokal maupun mancanegara. Selain memiliki nilai  seni yang tinggi, Syafik juga konsisten menggunakan bahan yang ramah lingkungan. Pembeli dari luar negeri sangat teliti dalam menilai penggunaan bahan, Mereka tidak mau membeli produk mengandung toxit seperti tiner,“ kata Syafik.

Melalui  label dagang Gedebok Art, Syafik rajin mengikuti berbagai pameran untuk memperkenalkan produknya. Banyak pameran di dalam dan luar negeri yang sudah diikuti.  Selain dipasarkan lewat pameran, banyak  juga gallery yang menawarkan kerjasama untuk menitipkan produk. Bahkan ada sebuah maskapai penerbangan yang siap menampung  produknya tersebut.

“Sistem konsinyasi dan bagi hasil yang diterapkan oleh beberapa gallery sangat merugikan perajin. Pembayaran mundur sampai beberapa bulan, Mereka juga meminta bagi hasil yang tinggi sampai 40%,” imbuh Syafik yang juga pengurus di beberapa organisasi UKM. Berbagai organisasi yang diikuti oleh Syafik seperti Panutan Gresik, Ekselen Preneur Indonesia (EPI), Asosiasi Handycraft Jawa Timur, Perhimpunan Komunitas Jawa Timur (PKJT), Gerakan Mencegah Daripada Mengobati (GMDM)

Melalui komunitas yang diikuti, Syafik  berharap bisa menemukan orang yang tepat dan  memiliki taste seni untuk diajak kerjasama dalam memasarkan produk yang dihasilkannya terutama ke luar negeri.

Selain memproduksi  aneka  produk dari pelepah pisang, saat ini Syafik juga sedang mengembangkan produk lain yaitu aneka kelompen hias untuk perempuan. Syafik berharap produk kelompen dapat mengikuti kesuksesan produk pelepah pisang miliknya. (Nanang Sutrisno)

Paling Populer

To Top