Jelita

Tips Parfum Tahan Lama

dr. Laksmi Duarsa, Sp. K.K.

Tampil dengan busana terbaik dan tubuh yang wangi tentu menambah kepercayaan diri. Namun, kadang yang jadi persoalan, aroma parfum tidak tahan lama, padahal masih banyak acara yang harus dihadiri. Bagaimana tipsnya?

Menurut dr. Laksmi Duarsa, Sp. K.K., parfum bukan hanya membuat tubuh menjadi wangi, namun akan terlihat seksi dengan wangi yang menawan. Ia mengingatkan, jangan sekali-kali menyemprotkan parfum ke rambut.  “Banyak sekali orang menyemprot parfum ke rambut dengan tujuan saat rambut dikibas wangi parfum akan menyebar. Namun, efek menyemprot rambut dengan parfum  kurang baik. Parfum mengandung beberapa bahan kimia yang dapat memberikan efek negatif pada rambut, seperti rambut bisa menipis, dan warna rambut bisa memudar,” ujarnya.

Bukan hanya memberi efek buruk  pada rambut, parfum juga bisa menimbulkan jerawat pada wajah. “Bagi orang yang tipe kulitnya sensitif, penyemprotan parfum di sekitar bagian  wajah,  bisa menimbulkan jerawat,” kata dr. Laksmi Duarsa.

Ia mengatakan, beda parfum, beda cara pakai. Sebelum memaki parfum, perhatikan dulu jenis parfumnya. Untuk jenis eau de parfum cukup semprot sekali, jangan semprot berkali-kali. Jenis eau de toilette  dan body mist yang lebih cair bisa disemprot berkali-kali atau kapan diperlukan.

Ia menyebutkan, banyak jenis parfum, sebaiknya teliti sebelum membeli. Memang ia tak menampik, harga juga memegang peranan. Harga mahal kualitas bagus. Namun, walaupun begitu, tak melulu yang murah jelek, tergantung dari badan orang tersebut. “Bagi yang sensitif, tak berpengaruh pada parfum murah atau mahal,” jelasnya.

Biasanya, ada yang menyemprotkan parfum di bagian bajunya dan dalam waktu yang lama, bajunya terlihat seperti ada noda yang tak bisa hilang.  “Kembali lagi pada soal kualitas parfum. Parfum yang berkualitas baik tentu tidak akan menimbulkan noda di baju,” kata dr. Laksmi.

Menurutnya, justru yang baik adalah menyemprotkan parfum di sekitar pakaian atau baju. Tujuannya, untuk menghindari iritasi pada kulit apabila sensiitf dengan bahan dari parfum tersebut.  Namun, kembali ia mengingatkan, tentu saja harus memilih parfum dengan kualitas yang bagus.

Ia mengingatkan, bagi yang suka membeli parfum isi ulang, sebaiknya berhati-hati, karena ada beberapa bahan yang bisa saja sensitif dengan kulit sehingga akan menimbulkan iritasi.

Menurutnya, parfum dengan kualitas bagus biasanya cukup disemprotkan sekali, wanginya akan terus bertahan, bahkan ada parfum yang dua hari masih  tercium wanginya.

Untuk menyiasati agar parfum bertahan lama, jika melakukan perjalanan jauh, ketika sampai di suatu acara, sebelum turun dari kendaraan, segera semprotkan kembali parfum.  Aroma wangi akan membuat mood si pemakai lebih bersemangat. (Wirati Astiti)

 

Klik mengomentari

Tinggalkan balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

code

Paling Populer

Ke atas