Woman on Top

Wanita dan Karier Cemerlang

Berkumpulnya wanita karier (Direksi dan Komisaris BPR) bersama "Sang Penyihir" Sri Sumahardani.

Wanita yang sukses banyak diindentikkan dengan seberapa tinggi jabatan mereka dalam sebuah jabatan. Meski pernyataan tersebut tidak semuanya benar. Pada dekade terakhir ini banyak wanita yang berkarier dan berhasil mendapat jabatan tertinggi di sebuah perusahaan, seperti jabatan direktur, bahkan  sebagai komisaris.

Ada juga yang beranggapan sebenarnya kesuksesan seorang wanita, adalah ketika mereka bisa membagi waktu untuk keluarga, peran sosial dalam masyarakat dan tanggung jawab pada perusahaan yang dipercayakan kepada mereka.

Kini, akhir tahun, adalah puncaknya semangat seorang pelaku bisnis untuk mencapai tujuan dari perusahaan. Ketika para wanita karier berkumpul atas ide dari seorang ‘Perempuan Inspiratif Tokoh 2016’ yang lebih dikenal dengan julukan “Sang Penyhir”  yakni  Sri Sumahardani, mampu menjadikan ajang kumpul ini sebagai momen istimewa.

Di sana terjalin kebersamaan yang hangat dibalik kesederhanaan acara. Meski demikian, dari canda dan obrolan mereka terlihat  betapa tangguhnya mereka menjadi wanita. Bukan hanya itu mereka yang hadir di Warung Sailaku, di kawasan Jalan Hayma Wuruk, Denpasar itu juga tergolong wanita yang memiliki rasa percaya diri dan dipastikan memacarkan sikap dan pikiran positif.

Ketika, ditanya apa yang mendasari para ibu ini sukses meniti karier hingga sampai pada pencapaian mereka saat ini? Mereka menjawab dengan berbagai alasan. Namun, rata rata para ibu sukses ini mengatakan jika mereka memulai atau mengawali kariernya dari bawah. Dengan ditopang kinerja yang baik mereka pun berhasil melakoninya puluhan tahun di bidangnya. Dari rangkaian perjalanan itulah, salah satunya integritas mereka teruji terhadap perusahaan.

Menapaki karier juga tidak terlepas dari peran akademis yang mereka tempuh. Menarik dan luar biasanya, banyak juga dari mereka yang menempuh pendidikan akademis sambil bekerja dan tentu dengan biaya menuntut ilmu juga dari hasil keringat mereka sendiri. Sebab,mereka menyadari bahwa ilmu itu sangat penting mendukung potensi mereka, baik secara formal maupun informal. Karenanya,  mereka sampai saat ini masih ada yang meneruskan jenjang  pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, seperti menempuh S2 dengan pilihan disiplin ilmu yang sesuai dengan jalur karier mereka.

Harus diakui, peran kesuksesan mereka menjadi perempuan yang berkarier adalah peran keluarga atau dukungan dari pasangan hidup atau suami mereka. Pasangan mereka ini sangat memiliki pengertian akan tersitanya waktu bagi keluarga, karena harus mempertanggung jawabkan kinerja mereka di perusahaan tempat bekerja. Begitupun tidak lepas dari kegiatan  adat, mereka harus memberi pengertian dan selalu pintar untuk membagi waktu. Kapan harus bermasyarakat, kapan untuk keluarga dan kapan untuk kantor. Mereka juga tidak lupa juga, seperti celoteh kala itu , kapan mereka waktunya “me time” .

Acara yang keren dan mengesankan. Salut dengan perjuangan mereka bersama karier yang cemerlang. Teruslah berkarya. Yakinlah dengan niat yang tulus, wanita akan memberi warna yang indah dalam kehidupan di dunia ini. (Sri Ardhini)

 

Klik mengomentari

Tinggalkan balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

code

Paling Populer

Ke atas