|
Waspadai ke Sekolah Bawa Baju Ganti |
|
Senin, 24 Mei 2010 |
Lebih awasi Orang Asing. KASUS tindak kekerasan terhadap anak yang kian merebak di Denpasar, tak hanya meresahkan lembaga pendidikan. Kalangan praktisi pariwisata ikut gelisah. Ini terungkap dari komentar pengurus Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali, manajemen Inna Kuta Beach, dan Federasi Serikat Pekerja Pariwisata (FSP Par.) Badung. “Betapa tidak, 7.000 anggota HPI Bali juga termasuk memiliki keluarga,” ujar Kepala Biro Pendidikan dan Pelatihan HPI Bali Drs. A.A.G. Mandra, M.Si. dalam diskusi komprehensif di Sekolah Taman Rama Selasa (18/5). |