|
“Tonggak Baru Sastra Bali Modern” Mitos Akhirnya Runtuh |
|
|
|
Senin, 16 Agustus 2010 |
KINI makin lengkap literaratur yang dapat dijadikan referensi penulisan oleh mahasiswa dan dosen Jurusan Bahasa dan Sastra, termasuk Sastra Bali, yang kini dimiliki banyak perguruan tinggi di Bali. Terutama, setelah diluncurkannya buku “Tonggak Baru Sastra Bali Modern” (TBSBM) karya I Nyoman Darma Putra di Fakultas Sastra Unud, Kamis (12/8). Peluncuran dirangkaikan acara diskusi Seabad Sastra Bali Modern yang menampilkan dua pembicara, IDG Windhu Sancaya dan I Made Sujaya. |
|
|
Raih Prestasi berkat Kombinasi Sains dan Seni |
|
|
|
Senin, 02 Agustus 2010 |
Universitas Maharasaswati (Unmas) Denpasar tak hanya sukses menyelenggarakan Pekan Ilmiah Nasional Mahasiswa XXIII pada 20 s.d. 24 Juli, namun mahasiswanya juga berhasil menorehkan prestasi gemilang, mendapatkan sebuah medali setara emas dalam Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat (PKMM) kategori poster. Medali itu diraih kelompok yang digawangi tiga mahasiswi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unmas Denpasar, Ni Luh Kardiasari, Sugiartini, dan Ni Luh Putu Witta Wahyuningsih. |
|
|
P R E S T A S I Hannah Debora 2 - Habis |
|
|
|
Senin, 26 Juli 2010 |
Film Dokumenternya Raih Medali Perak. HANNAH DEBORA (12) sudah mampu mendulang prestasi di banyak bidang kegiatan. Uniknya, di tiap karya yang ia ciptakan tak pernah lepas dari isu lingkungan. Hannah menuturkan, ia peduli terhadap masalah lingkungan sejak kelas II SD. Saat itu, kakaknya, Puteri Delphia Ester, berhasil pergi ke Jepang berkat prestasinya melukis tentang lingkungan. “Hannah merasa ikut bangga melihat Kakak bisa mendapatkan hadiah yang luar biasa. Pergi ke Jepang dan tentunya bisa ikut mengampanyekan pesan-pesan lingkungan hidup,” ujarnya. Kebanggaan itulah yang turut memberinya inspirasi sehingga tiap karyanya diupayakan dapat memberi manfaat bagi orang lain. |
|
|
PRESTASI Hannah Debora (1) |
|
|
|
Senin, 19 Juli 2010 |
Terbit Buku Pertamanya. SEBUAH buku kumpulan soal-soal olimpiade tingkat sekolah dasar bersampulkan lukisan burung jalak Bali yang bertengger di pohon, dan angka-angka terpajang rapi di meja ruang tamu rumah Hannah Debora (12). Antara sampul dan isi buku tersebut memang tak ada korelasinya. Isi buku tersebut tak menceritakan kehidupan jalak Bali seperti yang terlukis di sampul. Buku tersebut lebih banyak berisi kumpulan soal-soal matematika sebagai persiapan siswa menghadapi olimpiade. Namun, ada makna khusus mengapa penulis buku itu membubuhkan lukisan cantik di sampul bukunya. |
|
|
P R E S T A S I Pembaca Lontar Termuda Muri
|
|
|
|
Senin, 12 Juli 2010 |
Tiap Hari Baca Kamus Bahasa Kawi. BELAJAR aksara Bali mulai tidak menarik perhatian bagi sebagian besar orang Bali. Aksara Bali diidentikkan orang tua, karenanya tak banyak remaja yang tertarik untuk mempelajarinya. Namun, pandangan semacam ini tak berlaku bagi Wayan Sutawa, siswa kelas 2 SMPN 8 Denpasar. Kemampuannya menulis dan membaca aksara Bali telah menorehkan banyak prestasi. Museum Rekor Indonesia (Muri) telah mengukuhkannya sebagai pembaca lontar termuda Agustus 2009. |
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 9 dari 33 |