|
Nurjanah Digendam Uang Rp 1,5 M Raib |
|
|
|
Senin, 06 September 2010 |
Ada Cara Membuat Pelakunya Kapok. PENGUSAHA tekstil Bali, Siti Nurjanah, apes. Duit Rp 1,5 miliar milik perempuan asal Bangli ini raib berkat kekuatan ilmu gendam pelakunya. Laporannya ke pihak kepolisian pun tidak jelas juntrungannya. Padahal, kasusnya sudah berumur hampir tiga bulan. |
|
|
Olah Sampah Terpadu Buka Lapangan Kerja |
|
|
|
Senin, 30 Agustus 2010 |
Sistem Pengolahan Sampah di TPA Temesi, Gianyar. DARI tahun ke tahun, kualitas lingkungan di Bali makin menurun. Ini tidak hanya terjadi di Bali, bahkan hampir di semua wilayah Indonesia. Sampah menjadi salah satu masalah lingkungan yang memerlukan solusi yang menyeluruh dan berkelanjutan. |
|
|
Perlu Subsidi Tong Sampah Dua Warna |
|
|
|
Senin, 30 Agustus 2010 |
Untuk Tiap Rumah Tangga. TEMPAT Pembuangan Akhir Suwung, Denpasar Selatan, dinilai tidak sanggup memikul beban tumpukan sampah perkotaan. “Solusinya, tiap desa adat atau desa pakraman di Kota Denpasar memiliki lahan khusus untuk tempat pembuangan sementara alias TPS sampah,” ujar pengamat pariwisata lingkungan Dr. Ir. Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc. Pandangan Kepala Pusat Penelitian Kebudayaan dan Pariwisata Unud ini disampaikan untuk meluruskan berita Koran Tokoh edisi 606 bertitel Perlu TPA Sampah di Desa Pakraman. Sebagaimana dilansir koran ini pekan lalu, masalah sampah perkotaan di Bali dinilai tidak dapat mengandalkan peran pemerintah semata. Upaya memberdayakan peran desa pakraman jauh lebih efektif dan efisien untuk menangani manajemen persampahan. Pembangunan tempat pembuangan akhir alias TPA sampah di tiap desa pakraman perlu dipikirkan. “Tiap desa adat seharusnya bukan membangun TPA, tetapi TPS sampah,” tegasnya. |
|
|
Tas Daur Ulang Limbah Seharga Rp 300 Ribu |
|
|
|
Senin, 30 Agustus 2010 |
YUNITA Amalia Resta, ibu rumah tangga di Denpasar memanfaatkan limbah menjadi barang berguna. Sampah organik dijadikan kompos. Sampah anorganik, seperti kemasan deterjen dan minuman, didaur ulang. |
|
|
Harga Besi Bekas Turun Jelang Lebaran |
|
|
|
Senin, 30 Agustus 2010 |
TEPAT di bawah pohon mangga, laki-laki berwajah tirus itu menghentikan gerobaknya. Siang itu ia baru menjual hasil rongsokan kepada seorang pengepul di dekat Pasar Pemogan Denpasar. “Barusan dapat 54 kilogram. Tetapi, hasil jualnya cuma Rp 14 ribu,” ujar laki-laki itu sembari menyeka keringat yang mulai mengucur dari balik topi coklatnya yang lusuh. |
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 9 dari 245 |