| Topik Anget |
| Nafsiah Mboi Harm Reduction Terbukti Hasilnya |
Senin, 29-June-2009 INDONESIA sedang menghadapi masalah besar. Penularan HIV/AIDS lewat narkoba suntik terus meningkat. Dalam UU Narkotika dan Psikotropika pengguna narkoba dianggap pelaku tindak kriminal. Konsekuensinya, ia masuk lembaga pemasyarakatan. “Persoalan baru timbul. Di lapas mereka malah menyuntik bareng-bareng.
|
| Saat Hamil Suaminya Muntah |
Senin, 29-June-2009
KISAH ODHA (2)
RATUN positif hamil satu bulan. Kehamilannya ini membuat Galih dan orangtuanya berbahagia. Begitu juga ibu Ratun, meski sebelumnya ia menyarankan Ratun menunda kehamilan. “Ibu, ngikuti kemauan keluarga suami kamu saja,” kata ibunya kepada Ratun saat mendapat informasi tentang kehamilannya.
|
| Upaya Melindungi Anak |
Senin, 29-June-2009 HAK Anak telah diatur UU Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Hak anak tersebut menyangkut kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang, partisipasi, perlindungan dari tindak kekerasan dan diskriminasi, hak sipil dan kebebasan. UU ini bertugas melindungi anak dalam segala aspek, ujar Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKHP) Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Bali dr. I Nyoman Gunadhi, dalam paparannya tentang “Kebijakan Perlindungan Anak”.
|
| Eksploatasi Anak Jalanan Dialami Bocah Gelandangan dan Pengemis di Denpasar |
Senin, 29-June-2009 BEBERAPA bocah terlihat menjadi gelandangan dan pengemis di jalanan di Kota Denpasar. Ada seorang bocah laki-laki yang menarik perhatian Yuni Suntari. Bocah ini berambut pirang. “Gus, bagaimana caranya biar punya rambut merah seperti kamu,” tanya Yuni Suntari, Sekretaris Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Bali, setengah bergurau.
Si bocah yang mengaku bernama Wayan itu menjawab enteng. “Beli semir saja Bu, harganya cuma Rp 5 ribu,” kata bocah ini sekenanya.
|
| MAB Wadahi Aspirasi Anak |
Senin, 29-June-2009
ANAK memiliki hak partisipasi. Mereka diberi peluang menyampaikan aspirasi dan argumentasi tentang kebijakan-kebijakan pemerintah yang menyangkut hak-haknya, ujar Ketua LPA Bali Ni Nyoman Masni, S.H. saat membuka kegiatan Mimbar Anak Bali (MAB) III yang digelar FADBali, Kamis (24/6), di Bapelkes Denpasar.
MAB sebagai wadah menjaring aspirasi anak-anak. “Kami memelukan masukan dan aspirasi tentang nasib dan perlindungan anak yang perlu dicermati pada masa yang akan datang,” katanya.
|
| Seks “Bebas” Remaja Bali Akibat Salah Urus Orangtua |
Senin, 29-June-2009
NI Ketut L. masih bau kencur. Usianya baru 14 tahun, duduk di bangku kelas II SMP Negeri di Bali. Namun, adegan seks ”bebas” seakan sudah biasa dilakukan. Belakangan anak ingusan ini harus berurusan dengan polisi terkait perkara hukum.
Kasus yang dilakoninya itu menjadi salah satu bahan diskusi hangat di balik kegiatan Mimbar Anak Bali ke-3 yang dilaksanakan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Bali dan Forum Anak Daerah (FAD) Bali, Rabu-Kamis (24-25/6), di Aula Bapelkes Biaung, Denpasar.
|
|
|